![]() |
| Harun Yahya |
Menurut para penganut ideologi Darwin, bahwa semua jenis
kehidupan yang menakjubkan di bumi ini terjadi secara kebetulan, untuk
tidak mengatakan bahwa Allah lah yang telah menciptakan semua itu,
(tentu saja ALLAH sungguh lebih mulia dari anggapan mereka), para
penganut ideologi Darwin telah menuhankan “kebetulan”, dan menyatakan
secara buta bahwa kejadian tanpa kesengajaan telah menghadirkan sistem
kehidupan yang sangat kompleks dan agung ini. Ideologi Darwin dibuat
untuk menipu/membohongi manusia dengan cara yang sungguh tidak masuk
akal. Cara para professor mengajar di universitas, ilmuwan dan guru yang
telah mempelajari dan melakukan penelitian, berbicara tentang beberapa
proses kehidupan ini tanpa dasar sama sekali, sepertinya mereka adalah
para intelegensia yang kreatif mampu untuk berfkir dan membuat
keputusan, dan sepertinya mereka adalah satu-satunya pencipta sistem
yang sangat penuh keajaiban ini (tentu saja ALLAH sungguh lebih mulia
dari anggapan mereka).
“Kebetulan” adalah berhala ideologi
Darwin, yang menurut mereka telah menciptakan semuanya dengan keajaiban.
Berdasarkan pada ideologi Darwin yang sempit, waktu dan faktor
kebetulan dengan cara nya yang fantastis, mampu menghadirkan sesuatu
menjadi ada. Paham yang tidak rasional ini menyatakan bahwa faktor
kebetulan mampu membuat apa yang manusia tdak mampu membuatnya, dan
dalam beberapa hal mengandung ilmu pengetahuan, kemampuan dan jauh lebih
hebat dari para ilmuwan dan laboratoriumnya. Ini tentu saja tidak
mungkin bagi seorang yang kritis, orang yang berpikir, untuk menganut
paham seperti itu. Tentu saja, hasil kerja Adnan Oktar yang telah
ditulis dengan tujuan mengekspos ketidakvalidan teori evolusi selama 30
tahun atau lebih telah menyadarkan manusia untuk melihat ketidaklogisan
paham ini dengan lebih baik dan menyadarkan mereka bahwa evolusi tidak
lain hanyalah paham yang lemah atau tidak berdasar.
Menyadari adanya pembongkaran secara
global oleh Adnan Oktar terhadap ide kebetulan yang tidak masuk akal
ini, para penganut ideologi Darwin akhirnya enggan untuk menggunakan
kata kebetulan secara langsung. Mereka membayangkan bahwa mereka dapat
mencegah terlihat bodoh, dengan menggunakan kata tidak logis lainnya
yang mempunyai arti sama. Tetapi, meskipun mereka menggunakan istilah
kebetulan, kesempatan, atau kejadian acak, mereka tetap berbicara
tentang adanya skenario ketidaksengajaan telah menjadikan sebuah
kehidupan yang seimbang, simetris dan sangat indah. Tetapi, pernyataan
ini hanya membuat para penganut idoelogi Darwin terlihat lebih
menyedihkan.
Para penganut ideologi Darwin yang
melaporkan kehidupan awal manusia dalam masa evolusi menggunakan
skenario yang tidak logis PADA KENYATAANNYA TIDAK BISA MENJELASKAN
BAGAIMANA SEBUAH UNSUR PROTEIN ADA SECARA SPONTAN. Itu adalah fakta
awal yang sangat pentig yang harus diketahui tentang kebohongan ideologi
Darwin. Tidak mampu menjelaskan susunan sebuah unsur protein, para
penganut ideologi Darwin secara terang-terangan terpaksa berbohong.
Setiap cerita dongeng yang mereka sampaikan tentang asal mula kehidupan
adalah sebuah kebohongan. Dongeng ini semakin jelas dan nampak pada
jutaan fosil mahluk hidup yang tetap tidak berubah selama ratusan bahkan
jutaan tahun, ini telah menunjukkan akhir dari ideologi Darwin.
Description: Berhala penganut teori evolusi adalah “kesempatan”,
Rating: 4.5,
Reviewer: Unknown,
ItemReviewed: Berhala penganut teori evolusi adalah “kesempatan”


0 komentar:
Posting Komentar