"Bukan setiap orang yang berseru kepadaku : Tuhan, Tuhan! Akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di Sorga." (Matius 7:21)...... "Yesus berkata: Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel", (Matius 15:24)

Senin, 03 Desember 2012

Berhala penganut teori evolusi adalah “kesempatan”

Harun Yahya
Menurut para penganut ideologi Darwin, bahwa semua jenis kehidupan yang menakjubkan di bumi ini terjadi secara kebetulan, untuk tidak mengatakan bahwa Allah lah yang telah menciptakan semua itu, (tentu saja ALLAH sungguh lebih mulia dari anggapan mereka), para penganut ideologi Darwin telah menuhankan “kebetulan”, dan menyatakan secara buta bahwa kejadian tanpa kesengajaan telah menghadirkan sistem kehidupan yang sangat kompleks dan agung ini. Ideologi Darwin dibuat untuk menipu/membohongi manusia dengan cara yang sungguh tidak masuk akal. Cara para professor mengajar di universitas, ilmuwan dan guru yang telah mempelajari dan melakukan penelitian, berbicara tentang beberapa proses kehidupan ini tanpa dasar sama sekali, sepertinya mereka adalah para intelegensia yang kreatif mampu untuk berfkir dan membuat keputusan, dan sepertinya mereka adalah satu-satunya pencipta sistem yang sangat penuh keajaiban ini (tentu saja ALLAH sungguh lebih mulia dari anggapan mereka).
“Kebetulan” adalah berhala ideologi Darwin, yang menurut mereka telah menciptakan semuanya dengan keajaiban. Berdasarkan pada ideologi Darwin yang sempit, waktu dan faktor kebetulan dengan cara nya yang fantastis, mampu menghadirkan sesuatu menjadi ada. Paham yang tidak rasional ini menyatakan bahwa faktor kebetulan mampu membuat apa yang manusia tdak mampu membuatnya, dan dalam beberapa hal mengandung ilmu pengetahuan, kemampuan dan jauh lebih hebat dari para ilmuwan dan laboratoriumnya. Ini tentu saja tidak mungkin bagi seorang yang kritis, orang yang berpikir, untuk menganut paham seperti itu. Tentu saja, hasil kerja Adnan Oktar yang telah ditulis dengan tujuan mengekspos ketidakvalidan teori evolusi selama 30 tahun atau lebih telah menyadarkan manusia untuk melihat ketidaklogisan paham ini dengan lebih baik dan menyadarkan mereka bahwa evolusi tidak lain hanyalah paham yang lemah atau tidak berdasar.
Menyadari adanya pembongkaran secara global oleh Adnan Oktar terhadap ide kebetulan yang tidak masuk akal ini, para penganut ideologi Darwin akhirnya enggan untuk menggunakan kata kebetulan secara langsung. Mereka membayangkan bahwa mereka dapat mencegah terlihat bodoh, dengan menggunakan kata tidak logis lainnya yang mempunyai arti sama. Tetapi, meskipun mereka menggunakan istilah kebetulan, kesempatan, atau kejadian acak, mereka tetap berbicara tentang adanya skenario ketidaksengajaan telah menjadikan sebuah kehidupan yang seimbang, simetris dan sangat indah. Tetapi, pernyataan ini hanya membuat para penganut idoelogi Darwin terlihat lebih menyedihkan.
Para penganut ideologi Darwin yang melaporkan kehidupan awal manusia dalam masa evolusi menggunakan skenario yang tidak logis PADA KENYATAANNYA TIDAK BISA MENJELASKAN BAGAIMANA SEBUAH UNSUR PROTEIN ADA SECARA SPONTAN. Itu adalah fakta awal yang sangat pentig yang harus diketahui tentang kebohongan ideologi Darwin. Tidak mampu menjelaskan susunan sebuah unsur protein, para penganut ideologi Darwin secara terang-terangan terpaksa berbohong. Setiap cerita dongeng yang mereka sampaikan tentang asal mula kehidupan adalah sebuah kebohongan. Dongeng ini semakin jelas dan nampak pada jutaan fosil mahluk hidup yang tetap tidak berubah selama ratusan bahkan jutaan tahun, ini telah menunjukkan akhir dari ideologi Darwin.

Description: Berhala penganut teori evolusi adalah “kesempatan”, Rating: 4.5, Reviewer: Unknown, ItemReviewed: Berhala penganut teori evolusi adalah “kesempatan”

0 komentar:

Posting Komentar

Flag Counter