
Babi adalah binatang yang tubuhnya dijadikan tempat paling subur
bagi kembang-biak bermacam-macam parasit dan penyakit berbahaya. Tubuh
babi memiliki mekanisme pemecahan asam urat yang berbeda dengan
manusia. Pada babi, hanya 2 % saja yang dipecahkan, sedangkan yang 98%
asam urat tertahan di tubuhnya. Adapun pada manusia 98% asam urat
dikeluarkan lewat urine, sisanya 2% disimpan dan dipecah lewat sistem
metabolisme tubuh. Sehingga bisa dikatakan bahwa kadar asam urat yang
terdapat pada tubuh babi sangat tinggi. Diprediksi sesesorang yang makan
daging babi akan terkena penyakit asam urat.
Babi juga dinyatakan sebagai binatang "Penyimpan Penyakit". Hasil
penelitian di Cina dan Swedia, yang mayoritas penduduknya makan daging
babi, bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus.
Presentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya
memakan babi, meningkat secara drastis. Sedangkan di negara-negara
Islam, persentasenya rendah, sekitar 1/100
Babi juga mengandung Taenia Solium (cacing pita ). Serangan cacing
pita ini merata di daerah tertentu di Perancis, Jerman, Italia dan
dataran Eropa. Larva cacing pita dalam tubuh dapat menyebabkan infeksi
jaringan tubuh dan kelemahan syaraf. Cacing ini dapat menghisap saripati
makanan penderitanya, sehingga badannya dalam kondisi sangat lemah dan
kurus.
Yang paling mengerikan adalah jika larva cacing menempel pada
jaringan otak, karena dapat menyebabkan epilepsi, dan penyakit otak
lainnya. Salah satu buktinya pada tahun 2001, para dokter Amerika
Serikat pernah mengeluarkan cacing yang berkembang di otak seorang
perempuan, setelah ia mengonsumsi hamburger khas Meksiko yang berisi
daging babi dan terkandung di dalamnya telur cacing pita, telur ini
akhirnya menempel di dinding usus perempuan tersebut, kemudian terbawa
peredaran darah sampai ke otak. Hal itu menyebabkan disfungsi yang
sangat keras pada susunan otak di daerah yang mengelilingi cacing itu.
Cacing pita bisa berkembang di usus 12 jari dan dalam beberapa bulan
akan menjadi dewasa. Cacing pita dapat berkembang-biak sampai 1.000 ekor
dengan panjang antara 4-10 cm, terus hidup di tubuh manusia dan
mengeluarkan telurnya melalui BAB (buang air besar).
Daging babi menyebabkan banyak penyakit berbahaya lainnya, seperti
pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang
menyekam (angina pectoris), dan radang pada sendi-sendi.
Mudah-mudahan Allah melindungi kita dari makanan-makanan yang haram dan menghindarkan kita dari berbagai macam penyakit. Aamiin.

0 komentar:
Posting Komentar