Jika seorang Dr. Robert Morey, dan mungkin
negaranya Amerika Serikat- mengatakan :
"Walaupun sangat berat dan
membutuhkan biaya besar seorang Muslim diwajibkan untuk men unaikan
ibadah haji ke Mekah, Arab Saudi, paling sedikitsekali selama
hidupnya.
Bayangkan jika ada agama Rusia
yang memerintahkan
pengikutnya diseluruh dunia untuk menunaikan ibadah penyembahan di Lapangan
Merah, Moskow, paling sedikit sekali selama hidupnya, atau agama Amerika yang
memerintahkan pengikutnya untuk menunaikan perjalanan ibadah ke Tugu Peringatan
Washington, Amerika Serikat"14
Pernyataan yang bertujuan "mengalihkan" kiblat
semacam ini, sebenarnya bukanlah hal yang aneh bagi kalangan Kristen, apalagi
oleh negara yang merasa berkuasa. Hal ini sering dilakukan oleh penguasa, yang
ingin menjadi kiblat bagi dunia.Pada masa awalnya, Kristen diboyong dari
Jerussalem menuju Romawi timur (Bizantium), kemudian beralih ke Eropa. Peralihan
ke Eropa bahkan disertai dengan memboyong sebisa murigkin simbol kesucian agama
ini. Karen Armstrong, menggambarkan hal ini dengan cukup jelas seperti
berikut:
…Tapi sifat lokal dari kesucian
tersebut amatlah problematis bagi orang Eropa karena semua tempat ibadah tersuci
jelas berada di Timur, tempat Yesus pernah hidup dan mati. Inilah sebabnya
mengapa berbagai legenda dikembangkan untuk memelihara kepercayaan bahwa setelah
kematiaanya, banyak sahabat Yesus yang datang ke Eropa dan dimakamkan
di sana. St. Petrus sungguh diyakini telah
datang ke Eropa, walaupun tidak ada satu pun bukti yang mendukung kepercayaan
ini...... Yang terpenting St. James, yang disebut sebagai saudara Tuhan,
dipercaya telah datang ke Spanyol dan dimakamkan di Compostela. Ada juga legenda kuno yang menyebutkan bahwa James adalah
saudara kembar Yesus, sehingga jelas bahwa memiliki tubuh James menjadi hal
terbaik kedua setelah memiliki tibuh Yesus sendiri. 15
Untuk memboyong apa yang sudah diambil Eropa mungkin
Amerika merasa risih, sementara masih ada tempat suci lain yang tidak pernah
berhasil diboyong oleh bangsa manapun yaitu Ka'bah di Mekah. Kristen Najran
pernah mencobanya sebelum kelahiran nabi Muhammad, clan gagal16. Begitu juga umat sebelum
dan sesudahnya, kini
Amerika ingin memindahkan kiblat Muslim ke Washington DC?. Setelah berusaha memaksa
negara-negara muslim berkiblat ke Amerika dalam bidang politik, ekonomi, dan
budaya, kini bidang spiritual pun diobok-obok?. Dan seperti jawaban Abdul
Mutholib kepada Abrahah yang ingin merusak Ka'bah dan memindahkan haji ke
Najran: "Saya adalah pemilik onta, sedang rumah itu (Ka'bah) ada Pemiliknya yang
akan menjaganya"17.
Sebenarnya ibadah haji ini adalah
ajaran agama samawi Yang
diajarkan oleh Nabi Ibrahim, yang merupakan ibadah wajib bagi umat Islam yang
telah mampu menjalankan baik fisik maupun materi. Umat Islam yang menunaikan
ibadah Haji ke Bait Allah, -yang didirikan oleh Ibrahim dan Isma'il- bisa saling
berkenalan, dan saling mempererat tali persaudaraan, segala perbedaan dan
diskriminasi yang bagaimanapun di kalangan umat Islam itu harus hilang. Mereka
harus merasa, bahwa dihadapan Allah mereka itu sama, tidak perduli presiden atau
para peminta disekitar masjid al-Haram.
Ibadah ini tidak lepas dari perintah
Allah, sebagaiman firman
Allah :
"Sesungguhnya rumah (untuk ibadah)
yang mula-mula dibangun
bagi manusia ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan
menjadi petunjuk bagi semua manusia. "
Didalamnya terdapat tanda-tanda
yang nyata (yaitu)
tempat berdirinya (maqam) Ibrahim ; dan barangsiapa masuk ke dalamnya amanlah
dia ; mengerjakan ibadah haji adalah wajib bagi manusia terhadap Allah, yaitu
(bagi) orang yang sudah dapat mengadakan perjalanan kesana.18
Sebelum Nabi Muhammad diutus
membawakan risalah Islam, ibadah haji ini telah dirusak
oleh orang-orang kafir atau orang jahiliyah di Mekah, akibat penyimpangan mereka
yang terlalu jauh dari syariat yang dibawakan Nabi Ibrahim AS. Tetapi setelah masa kerasulan
Nabi Muhammad SAW maka ibadah haji ditegakkan kembali.
Nabi Muhammad pada tahun 632, sebelum beliau wafat telah
memantapkan bentuk-bentuk haji yang dipertahankan dalam Islam. Haji telah
menempati posisi yang penting dalam peribadatan Islam, karena mencakup semua
peribadatan yang ada dalam Islam -Seperti shalat, puasa, dan zakat -, baik itu
secara ruhani maupun fisik. Setelah masa ini, peribadatan dalam haji terfokus
secara lebih tajam.
la bersifat intertribal
tidak lagi karena ia menghimpun berbagai berhala dari semua suku, tetapi karena
sistem peribadatannya mengatasi suku apapun - bahkan suku Quraisy sendiri. Umat
Islam mencium Hajar Aswad (Batu Hitam) di sudut Ka'bah yang tidak lagi sebagai
penjelmaan beberapa dewa, tetapi sebagai tindak simbolis kesetiaan pada Allah,
yang telah mengutus Nabi Ibrahim dan juga Nabi Muhammad untuk membimbing umat
manusia. Sahabat Umar bin Khattab mengatakan:
Dari ibn 'Umar, bahwa Umar ra.
mencium hajar aswad kernudian berkata: "Saya tahu bahwa kamu adalah batu, kalau
bukan karena aku melihat Rasulullah saw. meneiummu maka aku tidak akan
menciummu. (HR. Imam Ahmad).
Umat Kristiani juga mempunyai tempat
suci yaitu di Yerussalem, yang setiap tahunnya banyak di
ziarahi oleh umat Kristiani dari berbagai negara. Perang salib yang dihembuskan
oleh Eropa tidak lain karena masalah ziarah ke tempat suci Yerussalem. Dr.
Robert Morey mungkin tidak tahu akan peribadatannya sendiri atau juga sudah
bosan untuk berkiblat ke Yerussalem sehingga ingin mengganti kiblat umat
Kristiani ke Washington DC, clan beribadah di tugu peringatan Washington,
Amerika Serikat, sebab bagaimanapun juga Yerussalem berada di tanah Arab. Entah
fobia apa yang dialami oleh Dr.
Robert Morey
terhadap Arab sehingga berulangkali dia menyudutkan Arab, tanpa alasan yang
berdasar.
Peribadatan ini, ternyata telah
dinubuwat-kan melalui apa yang disampaikan oleh Nabi Daud.
Sebab pada dasarnya seluruh nabi berasal dari Yang Satu, yaitu Allah, maka tidak
heran jika mereka diberi pengetahuan tentang masa yang akan datang, apalagi
menyangkut risalah yang diperuntukkan bagi umat manusia.
-
Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur banl Korah.
-
Betapa disenangi tempat kediaman-Mu, ya Tuhan semesta alam !
-
Jiwaku hancurkarena merlndukan pelataran pelataran Tuhan ; hatiku dan dagingku bersorak-sorai kepada Allal yang hidup.
-
Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah, dan burung layang-layang sebuah sarang, tempat menaruh anak-anaknya, pada mezbah-mezbah-Mu, ya Tuhan semesta alam, ya Rajaku dan Allahku !
-
Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu yang terus-menerus memuji-muji Engkau. -
-
Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah !
-
Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awalmusim menyelubunginya dengan berkat.
-
Mereka berjalan makin lama makin kuat, hendak menghadap Allah di Sion.
-
Ya Tuhan, Allah semesta alam, dengarkanlah doaku, pasanglah telinga ya Allah Yakub. -
-
Lihatlah perisai kami, ya Allah, pandanglah wajah orang yang Kau urapi !
-
Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu daripada seribu hari di tempat lain; lebih baik kami berdiri di ambang pintu rumah Allahku daripada diam di kemahkemah orang fasik.
-
Sebab, Tuhan Allah adalah matahari dan perisai, kasih dan kemuliaan ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak tercela.
Nubuat di atas jelas menerangkan
Bait Allah yang ada di
Makkah (Masjidil Haram), dengan sedikit menyinggung Bait Allah yang ada di
Yerussalem, Palestina, seperti keterangan berikut :
Ayat 1-3; menerangkan bahwa rumah Tuhan
(Bait Allah) itu selalu dirindukan setiap orang untuk
menziarahinya.
Ayat 4; mengisyaratkan masing-masing
utusan Allah mendapatkan tempat bagi umatnya. Burung pipit mengisyaratkan adanya
seorang nabi termuda dalam kerajaan Allah yaitu nabi Muhammad, sedang burung
layang-layang adalah para nabi bani Israel yang telah lebih dahulu mendapat
tempat di Bait al-Maqdis Yerussalem. Tentang nabi termuda ini kami bahas dalam
kajian tentang sosok nabi Muhammad.
Ayat 5-6; menerangkan keutamaan orang yang
berada di dalam bait Allah dan mereka yang berkeinginan untuk ziarah ke tempat
tersebut. Rasulullah Muhammad menyabdakan bahwa ziarah yang disunnahkan adalah
ke tiga tempat: masjid al-Haram, masjid Nabawi, dan masjid al-Quds (di
Yerussalem). 20
Ayat 7; tidak lagi isyarat, tapi menunjuk
nama lain Makkah yaitu Bakka, dengan ciri khasnya sumur zam-zam yang tidak
pernah kering hingga saat ini.
Ayat 8,9,10; mengisyaratkan adanya ibadah
yang dilakukan sambil berjalan, seperti sa'i dan tawaf serta perjalanan ke masyairal-muqaddasah (wilayah-wilayah
suci) hingga sampai ke
masy'ar21
yang kita
sebut 'Arafah, untuk ibadah pamungkas dalam ritual haji yaitu wukuf. Kata
masya'ir di sini -menurut hemat kami- sangat identik dengan kata Sion atau Zion.
Baik Yahudi maupun Kristen menggunakan kata Sion sebagai simbol untuk
Jerussalem, yang pada tempat lain kata Sion merujuk pada suatu bukit terletak di
barat daya Jerussalem. 22
Ayat 11; mengisyaratkan keunggulan shalat
di bait Allah yang nilainya 1000 kali lebih baik dibanding tempat lain.
Sebagaimana sabda Rasulullah : "Shalat di masjidku (masjid Madinah) seribu
kali lebih baik dari lainnya kecuali masjid al-Haram " 23. Hadits-hadits yang menyebut angka tentang
keunggulan shalat di tiga tempat-al-Haram, an-Nabawi, al-Aqsha-, menggunakan
bahasa hiperbol untuk menunjukkan keutamaan tempat tersebut. Ayat ini juga
menunjukkan keutamaan tempat di depan pintu bait Allah (Ka'bah), yang kita kenal
dengan sebutan multazam.
Ayat 1 hingga 6, mengupas bait Allah
secara umum - yang ada di Makkah dan Yerussalem-, sedang selebihnya lebih
terfokus kepada bait Allah yang ada di Makkah. Dalam beberapa edisi Bible,
beberapa kata dari mazmur ini sering kali disamarkan, khususnya kata Bakka.
Dalam Bible edisi Internasional dalam bahasa Arab, menerjemahkan Bakka, dengan
bukaa ‘ (tangisan), sementara yang dalam bahasa Inggris tetap memakai
Bacca. Dalam Bible edisi Indonesia, tempatan Gedeon (1976),
menerjemahkan Bakka dengan "pokok kertau". Sedang Alkitab edisi milenium (2000)
tetap menuliskan "Bakka".
Bait Allah atau rumah Allah, bukanlah
rumah seperti layaknya rumah manusia maka diartikan tempat tinggal bagi Allah,
tapi lebih merupakan kiblat bagi umat manusia untuk menuju pada SATU tempat, yang
dipunyai oleh yang Maha SATU. Lantas bagaimana dengan Yerussalem dan Madinah?,
menurut hemat kami, keduanya adalah tempat suci yang dianugerahkan kepada umat
masing-masing pembawa risalah dari dua umat, yaitu bangsa Israel dan bangsa
Arab. Dalam Mazmur di atas, nabi Daud menyebut "rumah" bagi burung pipit, sedang
bagi burung layang-layang mendapat "sarang", Rasulullah menyebut masjid Madinah,
sebagai "masjidku", walaupun semua masjid adalah rumah Allah namun penyebutan
Rasulullah "masjidku" menunjukkan kekhususan masjid Madinah sebagai anugerah
kepada Nabi Muhammad clan umatnya, seperti Yerussalem yang menjadi tempat suci
umat para nabi dari bangsa Israel.
Sedikit menyinggung iri hati
Dr. Robert Morey yang menganggap ibadah haji sebagai
pemaksaan kultur Arab untuk mendapatkan keuntungan materi24; perlu kita sadari bahwa Arab Saudi
menjadi negara Petro Dolar baru beberapa abad belakangan, padahal ibadah haji
telah dilaksanakan sejak 1400 tahun yang lalu, bahkan sebelum itu. Negara ini
kaya karena minyak yang melimpah di negara ini, bukan sekedar karena haji,
walaupun tidak dapat dipungkiri bahwa haji membawa berkah tersendiri bagi Arab
Saudi. Jadi bila dikatakan oleh Dr.
Robert Morey
bahwa karena alasan ekonomi lah Islam mengadobsi praktek Haji, ini sangat tidak
berdasar.
Description: Ibadah Haji Ke Mekah,
Rating: 4.5,
Reviewer: Unknown,
ItemReviewed: Ibadah Haji Ke Mekah

0 komentar:
Posting Komentar