"Dunia penuh dengan kekusutan ruhani
dan kebenaran.
Ada banyak kondisi dan cara dimana kita
melenceng tanpa mengetahui betul-betul bahwa kita ini tersesat. Al - Kitab
mengungkapkan betapa canggihnya si penyesat ketimbang manusia yang disesatinya:
"Iblispun menyamar sebagai malaikat terang. "
Tetapi, 2000 tahun yang lalu, hal ini telah
diperingatkan oleh Yesus:
' .....akan datang saatnya bahwa
setiap orang yang
membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. " (Yohanes,16:
l)
Menyimak ayat Bibel,
Yohanes,16: 2
sebagaimana tersebut diatas, bagi orang yang paham tentang sejarah awal umat
Kristiani, bahwa ucapan Yesus tersebut justru ditujukan kepada Paulus dan
pengikutnya yang telah membunuh pengikutpengikut setia Yesus.
Umat Kristiani menyangka bahwa ia
(Paulus) berbuat bakti bagi Allah, sehingga dia diangkat sebagai
Bapak Gereja sedunia. Padahal dialah orang pertama yang menodai ajaran Yesus.
Robert Morey melanjutkan tulisannya.
"Itulah ciri-ciri dunia yang kehilangan tolok hakiki: alasan
aktual don nurani kejujuran. Yang ramai adalah kesemuan yang membonceng
kesejatian. Kembali ini diperingatkan oleh Yesus bahwa sijahat selalu menaburkan
benih lalang di fengah-tengah benih gandum. Keduanya lalu tumbuh bersama, sulit
dibedakan, sulit di cabufi satu terhadap yang lainnya." (Matius,13 :
24-30).
Maka menjamurlah alasan, fakta
clan keadilan
"tandingan" antara gandum clan lalang.
Siapakah penabur benih lalang
sebagaimana disinyalir oleh Yesus yang tercantum dalam Matius,l3
:24-30, itu? Tidak lain dia adalah Paulus, seorang pengkhianat yang menyusup
seolaholah menjadi murid Yesus. Kemudian mengadakan kudeta terhadap ajaran
Yesus, dan mendirikan agama yang dia beri nama Kristen, pada tahun 40 Masehi di
kota
Antiokhia.
Simaklah informasi Bibel dibawah
ini:
"Mereka tinggal bersama-sama dengan
jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah
murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen." (Kisah Para Rasul, 11
:26)
Secara jujur, marilah kita
perbandingkan:
1. Agama yang dibawa Yesus
(Nabi Isa a.s.), bernama agama Nasrani. Nasrani dari kata Nasaret, yaitu nama
sebuah desa tempat kelahiran Yesus.
Ajaran agama Nasrani antara
lain:
a. Yesus dikhitan pada umur 8 hari
b. Yesus meninggal dunia diberi kain
kafan.
c. Yesus tidak minum khamr (minuman keras).
d. Yesus tidak makan babi.
e. Yesus tidak makan darah.
f. Yesus adalah utusan Allah.
c. Yesus tidak minum khamr (minuman keras).
d. Yesus tidak makan babi.
e. Yesus tidak makan darah.
f. Yesus adalah utusan Allah.
Pengikut Yesus disebut kaum
Khawariyun yaitu yang
kemudian disebut kaum Nazarean (Nasrani) kemudian Unitarian dan habis dibantai
oleh para pengikut Paulus dengan penjagalan yang disebut "lembaga
Inkuisisi".
2. Agama yang dikembangkan
oleh Paulus disebut agama Kristen, dilahirkan pada tahun 40 Masehi di
kota
Antiokia.
Diantara ajarannya adalah:
a. Khitan tidak perlu.
b. Meningggal dunia berpakaian
pengantin.
c. Khamr (minuman keras)
halal.
d. Babi halal.
e. Darah halal.
f. Yesus adalah Tuhan (oknum ke-2
dalam doktrin Trinitas).
Pengikut Paulus disebut kaum
Kristiani. Dengan uraian tersebut di atas, hendaknya para pembaca dengan cermat
bisa membedakan antara agama Nasrani yang dibawa oleh Yesus (Nabi Isa
a.s.), dan agama Kristen yang dibawa oleh Paulus, orang yang membunuhi
pengikut-pengikut setia Yesus.
Maka jelas sekali, yang dimaksud oleh Yesus dalam ayat
Bibel, Matius, 13: 24-30, tidak lain adalah Paulus.
Selanjutnya para pembaca juga harus
cermat membedakan bahwa agama Nasrani yang dibawa Yesus (Nabi Isa a.s.)
disebut agama Samawi atau agama Langit, namun agama Kristen yang dibawa oleh
Paulus, tidak bisa disebut agama Samawi atau agama Langit. Kristen adalah agama
bumi karena hasil olahan Paulus yang ayahnya orang Romawi clan ibunya orang
Yahudi
Description: Yesus vs Paulus,
Rating: 4.5,
Reviewer: Unknown,
ItemReviewed: Yesus vs Paulus

0 komentar:
Posting Komentar