Home
Darwinisme
Jiwa yang telah Allah berikan adalah sebuah anugerah yang menjadikan manusia sebagai manusia
Senin, 03 Desember 2012
Jiwa yang telah Allah berikan adalah sebuah anugerah yang menjadikan manusia sebagai manusia
Dalam
membuat pernyataan ini, para penganut ideologi Darwin berusaha
menghapus perbedaan pokok antara manusia dan kera. MANUSIA ADALAH
MAHLUK HIDUP YANG MAMPU BERKATA “SAYA”, YANG PERDULI PADA EKSISTENSINYA
DAN MENGAPA IA DICIPTAKAN, YANG MAMPU MEMIKIRKAN ALASAN EKSISTENSINYA
DAN MEMBUAT PENILAIAN. SELAIN ITU MANUSIA MEMILIKI JIWA. Untuk alasan
itulah bahwa manusia adalah mahluk hidup yang sangat berbeda dengan
bentuk mahluk hidup lainnya. Didasarkan dengan adanya jiwa, perbedaan
anatomi dan keahlian untuk membedakan.
PAHAM MATERIALIS TIDAK PERNAH DAPAT
MENJELASKAN TENTANG MAHLUK HIDUP YANG SADAR AKAN KEBERADAANNYA, DENGAN
BERKATA “SAYA”
Tak ada laporan paham materialis yang dapat menjelaskan dugaan
transisi dari bentuk mahluk hidup yang tidak sadar dan tidak perduli
dengan keberadaannya menjadi seseorang yang memiliki jiwa yang perduli
dengan keberadaannya. Itulah yang tidak di sampaikan oleh para penganut
ideologi Darwin, dan ini mengakibatkan keputusaasaan yang sangat pada
diri mereka saat mereka berbicara tentang evolusi manusia dan mencoba
untuk mengadakan serangkaian tengkorak palsu sebagai bukti tentang teori
evolusi (http://darwinistsdilemma.com)
Karena itulah, semua pernyataan tentang
evolusi manusia yang syarat dengan propaganda dalam publikasi penganut
ideologi Darwin adalah palsu. Pertama dan lebih lagi, penganut ideologi
Darwin harus dapat menjelaskan tentang apa yang menjadikan manusia
sebagai manusia, bagaimana mereka dipengaruhi oleh apa yang mereka lihat
dan mereka dengar, bagaimana mereka berpikir tentang teori ini,
menggunakan alasan, memiliki perasaan, seperti menghormati, mencintai
dan kesetiaan, dan adanya jiwa yang memungkinkan mereka untuk membuat
keputusan dan penilaian. Tetapi mereka tidak bisa menyampaikan satupun
penjelasan tentang masalah ini, dan adalah tidak mungkin bagi mereka
untuk melakukannya. Sesungguhnyalah, dasar kesadaran, jiwa yang
menjadikan manusia sebagai manusia ,adalah Allah. Allah telah memberikan
ini sebagai rahmat dari Nya, dan dalam hal ini menjadikan manusia
berbeda dari segala bentuk kehidupan yang lain. Penipuan penganut
ideologi Darwin dalam hal ini sungguh tidak terkatakan dan
mencengangkan.
Alloh menyampaikan dalam Al Qur’an bahwa Dia menciptakan manusia dari jiwa Nya sendiri :
7. yang membuat segala sesuatu
yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan yang memulai penciptaan manusia
dari tanah.
8. kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina.
9. kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh
(ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan
hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. (QS As-Sajadah ayat 7-9)
Related Posts
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar