Penganut
ideologi Darwin mengatakan bahwa mahluk hidup berevolusi sebagai hasil
perubahan mutasi dan itu mengada-ada, dan mutasi secara tidak sengaja
menimbulkan semua jenis kehidupan yang menakjubkan seperti yang kita
lihat sekarang ini di bumi.Pernyataan ini mewakili sebuah inkonsistensi logis yang serius.
Mutasi adalah proses perusakan,
pelemahan dan pemindahan sebagai akibat radiasi atau akibat reaksi kimia
dalam DNA tepatnya pada inti sel yang hidup dan mengandung semua sifat
genetik. SEMBILAN PULUH SEMBILAN PERSEN PROSES MUTASI MERUSAK ORGANISME.
Sementara tersisa satu persen yang
- TIDAK ADA PENELITIAN YANG MENYATAKAN BAHWA MUTASI MENGUNTUNGKAN ORGANISME. Lebih jauh lagi :
- Berdasarkan pada pernyataan penganut paham Darwin, mutasi genetik akan menghasilkan perubahan yang secara proporsional dan berkesinambungan dalam tubuh mahluk hidup
- Sebagai contoh, berdasarkan pada pernyataan penganut teori evolusi, kalau sebuah telinga terbentuk di sisi kanan dengan cara mutasi yang benar, kemudian mutasi genetik secara acak akan membuat telinga kedua di sisi kiri, dengan karakteristik yang sama. Seluruh bagian telinga akan terbentuk secara sempurna di kedua sisi.
- Mutasi genetik secara acak juga akan membentuk katup jantung pada kedua sisinya. Berdasarkan pada pernyataan penganut ideologi Darwin, mutasi genetik akan membentuk semua katup jantung dalam bentuk yang sempurna dan tepat pada tempatnya, secara bersamaan dan harmonis.
- Dengan kata lain akan ada ketidakseimbangan dan hasilnya menjadi ganjil dengan adanya telinga yang terbalik, satu gigi yang berbeda ataupun satu mata ada pada telinga dan mata yang lain ada di dahi. Tetapi karena tidak ada ketidakseimbangan yang semacam itu dalam hidup, pernyataan ideologi Darwin berarti mutasi harus bisa menghasilkan segala sesuatu dalam bentuk simetris yang sempurna dan harmonis satu sama lain.
- Namun faktanya bahwa mutasi 99% merusak dan 1% tidak efektif menjadikan ini tidak mungkin bagi mereka untuk membentuk organ secara rasional, seimbang, simetris pada saat yang sama. Efek dari mutasi yang terjadi pada struktur tetap adalah seperti menembakkan senjata api pada sebuah sel. Penembakan secara acak pada objek yang sehat akan menghancurkan objek itu sendiri. Faktanya, bahwa satu peluru tidak akan berakibat, atau menghancuran infeksi yang sudah ada dalam sel, atau justru menyembuhkannya, tidaklah merubah apapun. Oganisme itu tetap dihancurkan oleh 99 peluru yang lain.

0 komentar:
Posting Komentar